Opini

BELAJAR HIDUP KE ARAH YANG LEBIH BAIK

Oleh  TUTY DWI SRIATY . M

Pada saat ini kita sering mendengar berita dukacita dan dalam setiap acara pelepasan selalu dibacakan tentang bografinya ,demikian juga ilmuwan Alferd Nobel ketika melihat kabar duka cita disebuah koran beliau bergeming karena koran tersebut menulis beliau seorang ilmuwan yang kaya raya ,sekaligus penemu senjata nuklir yang mematikan .

Marahkah ia atas pemberitaan itu ? Ternyata tidak. Nobel malah berterima kasih karena dengan tulisan tersebut dirinya mendapat pencerahan. Selama ini ia sangat risau dengan pandangan masyarakat bila suatu hari nanti dirinya telah meninggal dunia. Pasalnya Nobel begitu khawatir bila masyarakat mengenalnya sebagai penemu senjata yang mematikan . Padahal ,penemuannya itu bukan ditujukan untuk menjadi alat pemusnah massal. Ia justeru bercita-cita mulia karena ingin memajukan ilmu pengetahuan, khususnya tehnologie. Alhasil, Alfred pun kemudian mendonasikan hampir seluruh kekayaannya untuk ilmu pengetahuan dan sosial dengan memberikan hadiah yang dikemudian hari dikenal sebagai Hadiah Nobel. Dari kisah ini kita setidaknya bisa mengambil hikmah bahwa apapun pandangan orang lain terhadap apa yang kita perbuat adalah hasil dari benih yang kita tanam. Kalau kebaikan yang kita tanam ,hasil yang dipetik juga adalah kebaikan. Dengan prinsip itu pula, Nobel telah mampu mengubah image yang lebih baik tentang dirinya sendiri. Nah, akankah kita secara pribadi mampu melakukan apa yang sudah dilakukan Nobel? Insya Allah, karena dimana ada kemauan disitu ada jalan. Sebagaimana Allah swt juga berfirman  “Dan jika mereka melihat jalan yang membawa kepada petunjuk ,mereka tidak mau menempuhnya ,tapi jika mereka melihat jalan kesesatan, mereka terus menempuhnya. Yang demikian itu adalah karena mereka mendustakan ayat-ayat  Kami dan mereka selalu lalai daripadanya “(QS. Al-A’raaf 146 ).                                                                                                                  Mengingat firman Allah ini, agar kita tidak menempuh jalan yang sesat dan lalai, kita harus selalu berusaha untuk tidak termasuk dalam golongan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah itu tapi justru sebaliknya. Kita berharap untuk selalu dapat memetik kebaikan yang kita tanam agar kesuksesan bisa diraih – khususnya dalam dunia kerja lewat image baru yang lebih baik. Bagaimana caranya? Ada beberapa tips sederhana yang insya Allah, bisa menjadi jembatan dalam mengubah hidup kearah yang lebih baik ( positif ) sebagai salah satu upaya menuju sukses kerja seperti yang diharapkan.

1. JADILAH HUMAS YANG BAIK UNTUK DIRI SENDIRI

Untuk itu, berpikir dan bersikap positiflah terhadap diri sendiri.  Cobalah   untuk mempromosikan bahwa diri kita berharga dan pantas bagi suatu       pekerjaan. Jangan ragu untuk memberitahukan kemampuan dan prestasi kepada teman atau atasan,sepanjang tidak ada maksud untuk sombong.

2. TUNJUKKAN DENGAN ANTUSIAS

Tunjukkan kepada atasan bahwa anda antusias dan mencintai pekerjaan yang diberikan kepada anda. Dengan mencintai pekerjaan ,hal itu akan dirasakan pimpinan dan rekan kerja anda. Tunjukkan bahwa anda adalah orang yang menyenangkan

3. BUANG HAL YANG BURUK

Tak ada orang yang selalu putih, dan tak ada orang yang selamanya berhasil. Demikian juga dengan kita.  Bila pada masa lalu kita pernah melakukan kesalahan atau beroleh prestasi buruk, ubahlah mulai hari ini. Gantikan dengan prestasi dan rekor baru yang lebih baik.

4. HIASI DIRI DENGAN HAL YANG BAIK

Beri kesan bahwa kita telah berubah menjadi lebih baik.Biarkan orang memandang kita yang dulu pemalas kini menjadi orang yang rajin. Kita yang pasif kini menjadi orang yang aktif dan menyenangkan. Semua itu untuk kebaikan kita. Allah swt berfirman “Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri

5 . RINGAN TANGAN UNTUK KEBAIKAN

Allah akan menolong kita yang suka memberi pertolongan kepada orang   yang membutuhkan. Jadilah penolong bagi orang lain. Pedulilah terhadap pekerjaan rekan anda yang mengalami kesulitan. Coba lihatlah disekitar kita, betapa sulitnya kita menemukan orang yang peduli dan mencari sang penolong.  Mari kita menjadi pelopor untuk kebaikan

6.  LAMPAUI KETERBATASAN ANDA

Setiap orang memilki kekurangan dan keterbatasan tapi hal itu bukanlah masalah. Yang menjadi masalah, mampukah kita melampaui segala keterbatasan menjadi kekuatan? Siapa yang menyangka motivator dunia, John Foppe, adalah orang tak berlengan yang pernah mengalami hari-hari berat menjalani hidup. Namun, ia lalu mampu bangkit melampaui keterbatasan. Ia mampu mandiri,  menyetir, bersekolah, kuliah hingga menjadi seorang motivator yang sukses.

7. KEMBANGKAN INSTING POSITIF

Betapapun sulitnya rintangan dalam pekerjaan dan kehidupan, dengan kekuatan dan insting positif, insya Allah, kita akan berhasil melampauinya. Mulailah dari kata-kata yang positif, dan diikuti perilaku positif. Itu  harus sudah dimulai sejak kita bangun tidur pagi hari. Alhamdulillah, Allah telah menganugerahi kita pagi yang indah agar kita selalu optimis sejak mentari pagi bersinar. Dengan begitu hari itu akan menjadi keberuntungan, kebahagian dan kesuksesan tersendiri. Insting positif itu  haruslah terus dihidupkan dalam hati, dan dipertahankan keberadaannya agar menjadi bagian yang utuh dari diri kita.

8. JADIKAN HARI INI LEBIH BAIK

Jadikan hari ini lebih baik dari hari kemarin dan jadikan hari esok lebih baik dari hari ini, sebagai “mantra “ampuh penggugah semangat. Demikian pula jadikan pekerjaan kita hari ini lebih baik dari hari kemarin, minggu lalu, bulan lalu dan tahun lalu. Selalulah berusaha menjadi lebih baik dari hari kehari. Itulah misi sebenarnya kita dihadirkan dibumi.  Insya Allah ,dengan tips sederhana ini kita mampu membuat image baru sebagai manusia yang lebih baik, selayaknya kepompong yang bermetamorfosis menjadi kupu –kupu yang sangat indah. ======  S E M O G A ========

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s